Meski Diguyur Hujan, Pembukaan HUT Kelurahan Gunung Tabur Ke-18 Tetap Berjalan

Vinkmag ad

BERAU, Lensaku – Dengan menampilkan budaya kearifan lokal dan menonjolkan hasil produk UMKM, pembukaan perayaan Hari Ulang Tahun Kelurahan Gunung Tabur ke-18 tahun tetap berjalan dengan tertib meskipun diguyur hujan. Bupati Berau, Hj. Sri Juniarsih, MAS. membuka langsung rangkaian acara tersebut pada Jumat lalu. (03/12/2021).

Kegiatan dihadiri juga oleh Wakil Bupati Berau, H. Gamalis, Sultan Gunung Tabur, Adji Bahrul Hadi, Camat Gunung Tabur, Anang Saprani, Kapolsek Gunung Tabur, AKP Faisal Hamid, Danramil Gunung Tabur, Kapten (Arm) Joko Sulistiyanto, dan Lurah Gunung Tabur, Luthfi Hidayat.

Bupati Berau mengapresiasi semangat yang digelorakan oleh jajaran kelurahan dan masyarakat Gunung Tabur dalam memperingati hari spesial Kelurahan Gunung Tabur ke-18 tahun ini. Meskipun sempat diguyur hujan, Bupati Berau menyempatkan diri untuk hadir di ragkaian acara yang tetap mengusung kearifan lokal Gunung Tabur.

“Saya mengucapkan selamat kepada Kelurahan Gunung Tabur di hari ulang tahunnya ini. Tentunya patut kami syukuri di hari ulang tahun Kelurahan Gunung Tabur ini, masyarakat tetap bersemangat walaupun cuaca belum mendukung karena hujan. Kami doakan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar,” tuturnya.

Bupati Berau mengharapkan kegiatan ini dapat membangkitkan UMKM di Tepian Basinang Gunung Tabur. Selain itu, Ia juga berharap budaya dan kearifan lokal dapat terjaga dan terus dilestarikan.

Harapan yang sama juga diungkapkan oleh Camat Gunung Tabur, Anang Saprani. Dikatakan Anang Saprani, walaupun secara sederhana dan terkendala oleh kondisi cuaca, peringatan HUT Kelurahan Gunung Tabur tidak melonggarkan kerja keras masyarakat.

Anang Saprani mengungkapkan, kegiatan ini ditargetkan mampu untuk membangkitkan kembali perekonomian Gunung Tabur melalui sektor pedagang kaki lima (PKL). Pasalnya, sektor UMKM di Gunung Tabur sempat terhenti lantaran pandemi Covid-19 yang melanda Bumi Batiwakkal.

Baca juga:  Perbaikan Akan Dijadwalkan Juni Mendatang, Jembatan Sambaliung Ditutup Sementara

Kendati kecamatan Gunung Tabur telah memasuki zona hijau, tidak menutup kemungkinan tetap dilakukannya standar operasional prosedur (SOP) dari protokol kesehatan yang berlaku. Dikatakan, Camat Gunung Tabur kgiatan ini diwajibkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Kegiatan ini memang sudah kami kemas dari jauh hari walaupun diadakan dengan tidak belebihan. Kami tetap menekankan kepada para pengunjung untuk mematuhi protokol kesehatan. Sudah disiapkan dengan masker dan hand sanitizer untuk para pengunjung dan kami telah membuat rekayasa kegiatan agar tidak terjadinya titik kumpul. Sehingga, peningkatan kembali Covid-19 tidak terjadi lagi,” ungkapnya

Adapun pelaksanaan kegiatan akan diadakan selama 1 minggu. Dimulai dari tanggal 03 Desember 2021 dan ditutup pada 10 Desember 2021 mendatang. Selama rangkaian kegiatan akan disajikan dengan produk UMKM di Halaman Museum Batiwakkal dan akan ditutup dengan pagelaran budaya kearifan lokal.

Dalam hal ini, Lurah Gunung Tabur, Luthfi Hidayat, memaknai momen hari jadi Kelurahan Gunung Tabur yang ke-18 tahun ini dengan dijadikan sebagai kilas balik untuk mengingat kembali perjalanan Kelurahan tersebut.

“Momen ini dapat menjadi evaluasi sekaligus sinergi bagi kita semua untuk menghadapi masalah yang akan datang dalam pemerintahan Kelurahan Gunung Tabur, pembangunan daerah, dan pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya.

Dirinya berharap ulang tahun Kelurahan Gunung Tabur ini dapat mewujudkan konsep “Basinang” kepada masyarakat. Dijelaskannya, “Basinang” merupakan bahasa daerah lokal yang berarti “jauh lebih baik”.

“Dengan menggunakan kearifan lokal, maka pelaksanaan pembangunan senantiasa melibatkan seluruh tokoh masyarakat, pemuda masyarakat, dan pemuka masyarakat untuk mewujudkan konsep ‘Basinang’ ini, sehingga Kelurahan Gunung Tabur dapat dibangun dengan gotong-royong,” pungkasnya. (Chr).

Read Previous

Wujudkan Aksi Perubahan Peningkatan Layanan Kesehatan, RSUD dr.Abdul Rivai Terapkan SIPOMED

Read Next

Keunggulan Pariwisata Kampung Merabu Jadi Penopang BUMK

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *