• Senin, 17 Juni 2024

Wujudkan Program Bupati, Pemasangan 25 SR Mulai Dikerjakan

BERAU, LENSAKU – Sepanjang tahun 2022, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau akan merealisasikan pemasangan Sambungan Rumah (SR) sebanyak 800 buah. Hal tersebut sebagai upaya untuk memenuhi instruksi Bupati yang menargetkan pemasangan SR sebanyak 25 ribu buah.

Kepala Dinas PUPR, Taupan Madjid melalui Radite Hari Soeryo selaku Kepala Bidang Air Minum mengatakan, pemasangan 800 SR terbagi kedalam dua kecamatan, yakni Kecamatan Batu Putih sebanyak 300 SR dan Bidukbiduk sebanyak 500 SR.

“Untuk merealisasikan program bupati yang menargetkan pemasangan 25 ribu SR baru, saat ini pelan-pelan kita cicil,” terangnya, Sabtu (16/4).

Radite menjelaskan, saat ini pihaknya tengah fokus kepada pemasangan SR di kawasan perkampungan, sebab selain buaya yang dibutuhkan lebih murah, daerah yang jauh dari kota dinilai lebih membutuhkan layanan air bersih, lantaran di Kabupaten Berau masih ada beberapa kampung yang mengandakan air langsung dari sungai.

“Kita berupaya agar setiap Kecamatan yang ada di Kabupaten Berau ini menikmati aliran air bersih secara merata,” ujarnya.

Teruntuk anggaran yang digunakan untuk membangun 800 sambungan baru berasal dari dua sumber, yaitu Rp 6 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau dan Rp 6 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Lalu, untuk dana bantuan dari pihak provinsi masih belum jelas berapa besarannya.

“Untuk APBD itu nanti penggunaannya untuk membangun di Kecamatan Batu Putih. Lalu, DAK untuk di Bidukbiduk,” tuturnya.

Terakhir, dirinya menambahkan, setelah membangun 800 SR, pihaknya akan berfokus kepada penyambungan jaringan air ke RT 1 dan 2 Kampung Tabalar Muara yang lokasinya terpisah dengan daratan. Dinilainya, jika dikaitkan dengan air bersih, tidak hanya tentang membangun infrastruktur saja melainkan juga dibutuhkannya pemeliharaan sumber air.

“Kalau hanya menyambung SR itu mudah, tetapi untuk menjaga manfaatnya itu susah. Seperti di Kampung Muara Lesan yang sudah bagus, kami selalu melakukan pengawasan, karena tidak bisa saat sudah jadi langsung kita tinggal,” tutupnya. (Dez)

Read Previous

KADIN : Selain Kenaikan PPN Menjadi 11 %, Isu Eskternal Pemerintah Juga Harus Diantisipasi

Read Next

DPD KNPI Berau Gelar Acara Berkah Ramadan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular