• Minggu, 21 April 2024

Bank Indonesia Kaltara Alokasikan Rp 758 Miliar untuk Penukaran Uang

TARAKAN, LENSAKU.ID – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Kalimantan Utara (KPwBI Kaltara) mengalokasikan Rp 758 miliar untuk penukaran uang di Kalimantan Utara selama Ramadan dan Idul Fitri 1444 Hijriah. Di dalam negeri, BI menyiapkan Rp 195 triliun.

“Pada Ramadhan dan Idul Fitri, uang rupiah yang diproduksi Bank Indonesia mencapai Rp 195 miliar secara nasional, sedangkan di Kaltara Rp 758 miliar siap memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Direktur KPwBI Kaltara Wahyu Indra Sukma di Tarakan di bank tersebut. Perwakilan RI Wilayah Kalimantan Utara (Kaltara KPwBI) memulai kegiatan pada Senin (27 Maret 2023) dalam rangka Vigili Ramadhan dan Berkah Idul Fitri 1444 Hijriah (SERAMBI).

Kebutuhan uang tunai Ramadhan dan Idul Fitri 2023 sebesar Rp 758 miliar tahun ini, naik 15 persen dari 2022 yang tercatat Rp 624 miliar.

“Asupan kami cukup untuk memenuhi kebutuhan warga Kaltara selama Ramadan dan Idul Fitri,” ujarnya. Perkiraan permintaan uang 758 miliar rubel terdiri dari 100.000 dan 50.000 denominasi besar 715 miliar rubel, sedangkan denominasi kecil 20.000 dan di bawah akun 43 miliar rubel.

“Ada 57 titik penukaran rupiah ke Kaltara, 42 titik di bank dan 15 titik lagi BI Mobile Cash. Makanya kami bermitra dengan seluruh bank Kaltara di empat wilayah dan satu kota untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Selain penukaran uang rupiah baru secara langsung, masyarakat juga dapat melakukan registrasi dan pemesanan uang rupiah baru melalui aplikasi smart.bi.go.id.

Tujuan kegiatan SERAMBI 2023 adalah memberikan uang rupiah dan memberikan pelayanan kas yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Selain meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap Rupee Love, Pride and Understanding (CBP) melalui tiga skala strategis utama, pertama, ketersediaan uang rupiah yang berkualitas dan handal, kedua, sistem distribusi uang yang efisien dengan layanan kas yang prima, dan ketiga . , infrastruktur.

“Kegiatan ini kami lakukan setiap tahun di seluruh kantor cabang Bank Indonesia. Tujuannya untuk menyalurkan rupiah yang beredar untuk memenuhi permintaan baru selama bulan Ramadan dan Idul Fitri 1444 Hijriah,” kata Wahyu Indra.

Read Previous

Akselerasi Transisi Energi, PLN Buka Kolaborasi Pengembangan 9 Wilayah Kerja Panas Bumi

Read Next

Satpol PP Berau Tertibkan Kios Pedagang Di Sepanjang HRM Ayoeb.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular