Tanjung Selor, Lensaku.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan terus gencar melakukan aksi mencegah penyebaran stunting.
Seperti yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Bulungan, melalui Gerakan Cegah Stunting dalam rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 Tahun 2024 di Tugu Cinta Damai, Tanjung Selor pada Minggu (1/12).
Bupati Bulungan, Syarwani berharap, momentum HKN menjadi pengingat semua pihak bagaimana membentuk anak-anak hingga 20 tahun ke depan dapat menjadi generasi emas Indonesia di 2045.
“Momentum HKN ini diharapkan jadi pengingat kita semua. Agar ke depan anak-anak kita menjadi anak yang memiliki kesehatan dan kualitas sehingga bisa mendapatkan sumber daya manusia unggul menjadi generasi emas di tahun 2045 mendatang,” katanya.
Bupati menerangkan, untuk mewujudkan generasi emas, dibutuhkan kolaborasi semua pihak. Baik pelaku, praktisi dan organisasi profesi kesehatan hingga para mitra strategis di daerah.
Dia menyebutkan, tantangan yang akan dihadapi anak-anak dalam 20 tahun ke depan tidak akan mudah. Maka generasi sekarang perlu memastikan layanan kesehatan serta tumbuh kembang anak-anak di Bulungan berjalan dengan baik.
“Maka dari itu, saya mengajak generasi muda, terutama para pelajar di tingkat SLTA dan SLTP, untuk berpartisipasi dalam memberikan edukasi kepada teman-teman dan keluarga terkait masalah stunting,” ujar orang nomor satu di Kabupaten Bulungan itu.
Bupati juga mengajak generasi muda, terutama para pelajar di tingkat SLTA dan SLTP. Yaitu, untuk berpartisipasi dalam memberikan edukasi kepada teman-teman dan keluarga terkait masalah stunting.
“Perlu dipahami, bahwa stunting bukan sekedar isu tapi kenyataan yang harus dihadapi bersama. Langkah-langkah pencegahan harus dilakukan secara terus menerus untuk menurunkan angka stunting di Bulungan. Sekaligus agar anak-anak bisa mendapat masa depan yang lebih baik,” pungkasnya. (rdk)