• Kamis, 20 Juni 2024

Sambut Baik Program Pemprov Kaltim Terkait Bantuan Kuota Internet Gratis

Tanjung Redeb- Pemprov Kaltim bakal menggelontorkan dana sebesar 90 Miliar untuk bantuan bidang pendidikan.

Gubernur Kaltim Isran Noor, Selasa (18/8) mengatakan bantuan pendidikan yang diberikan oleh pemerintah berupa anggaran pulsa kuota internet.

Nantinya bantuan tersebut akan diberikan pada 600 ribu peserta didik yang menempuh jalur pendidikan menggunakan via daring akibat adanya pandemi Covid-19.

Namun sejauh ini masih digodok di DPRD Kaltim terkait dengan realisasinya.

Hal ini lantas ditanggapi oleh Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Berau, Suprapto yang ditemui awak media dikantornya dengan menyambut baik program bantuan internet gratis.

“Iya saya menyambut dengan sangat baik, utamanya dalam jenjang PAUD, SD dan SMP di Kabupaten Berau. Karena disadari, khususnya pada kebutuhan pulsa internet, anak-anak dan orang tua banyak yang mengeluhkan biaya untuk membeli pulsa,” terangnya (24/8).

Dikatakannya, bila bantuan kuota segera dicairkan, tentu bakal memiliki dampak positif bagi orang tua yang kurang mampu dan pendapatan ekonominya dalam tahap menengah ke bawah.

Lantaran masih menunggu peraturan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, dirinya berharap agar sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM) masih secara tatap muka digelar, bantuan internet gratis itu segera direalisasikan.

“Iya kami tetap menunggu kejelasan dari program tersebut. Semoga dalam waktu dekat sudah ada. Sehingga akan segera kami lakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.

“Gimana prosedur penyalurannya, siapa yang akan menerima dan lain sebagainya,” lanjutnya.

Meski kini Bupati Berau, Muharram melalui surat edarannya (SE) bakal mengaktifkan kembali sekolah tatap muka.

Namun kondisinya, tidak semua sekolah di Berau dapat melakukan hal yang sama karena tidak semua wilayah di Bumi Batiwakkal berada di zona hijau.

“Diluar 4 Kelurahan Tanjung Redeb, Gunung Tabur, Sambaliung dan Rinding boleh tatap muka. Sedangkan 4 kelurahan tersebut belum dibolehkan dan masih dengan via daring,” ungkapnya.

Sehingga diharapkan bantuan tersebut segera direalisasikan.

Sebab, kebutuhan akan kuota internet dibutuhkan. Sebab masih ada beberapa sekolah yang mengaktifkan sekolah online tersebut. (*/sgp).

Read Previous

Tingkat Kriminalitas Bertambah, Polsek Tanjung Palas Timur Tingkatkan Kewaspadaan

Read Next

Sekprov Kaltara, Harapkan Predikat SAKIP Dapat Meningkat

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular