Warga Lapri Keluhkan Akses Jalan Utama Yang Belum Tersentuh Pemerintah

Vinkmag ad

NUNUKAN, Lensaku.id – Masyarakat Desa Lapri Kecamatan Sebatik Utara keluhkan akses jalan utama yang belum ada sentuhan baik dari pemerintah Kabupaten maupun Provinsi. Apalgi jalan Lembah Hijau ini merupakan akses utama bagi masyarakat setempat untuk berladang atau perkebunan sawit yang menjadi sumber mata pencaharian warga.

Jalan yang juga terhubung dengan sumber mata air PDAM yang mengaliri dua Kecamatan yakni, Kecamatan Sebatik Utara dan Sebatik Timur ini akhirnya dikerjakan secara suwadaya oleh masyarakat yang dibantu Desa Lapri dan sumbangan dari pihak PDAM.

“Melalui rapat bersama dengan masyarakat setempat, akhirnya muncul inisiatif dari masyarakat untuk bergotong rorong dan mengumpulkan iuran dari masyarakat dan sumbangan lainya guna memperbaiki akses jalan yang hingga 2 tahun terakhir belum tersentuh pemerintah”, Jelas Abdu Rahman, Kepala Desa Lapri.

Walaupun bersifat sementara, masyarakat bersyukur akhirnya aktifitas perkebunan dan berladang mereka bisa berjalan dan masyarakat bisa mengambil hasil panen mereka tampa terkendala jalan yang rusak.

Senada, Muhammad Taufik juga menuturkan kalau jalan ini merupakan akses penting untuk masyarakat, selain untuk akses menuju bendungan, jalan ini merupakan akses utama masyarakat untuk mengambil hasil perkebunan sawit maupun hasil perkebunan lainnya.

“Terkait dengan kewenangan pembangunan jalan ini baik dari Provinsi atau Kabupaten kami harapkan bisa segera ada tindak lanjut, agar aktifitas perekonomian masyarakat setempat bisa berjalan lancar”, Terangnya.

Saat ini perbaikan jalan yang dilakukan secara suwadaya masih bisa dimanfaatkan masyarakat, namun bisa dipastikan tidak akan berjalan lama, menginat perbaikan yang dilakukan hanya bersifat sementara, Tutup Taufik. (DU/818).

 

Read Previous

Sambut Uskup dan Romobongan, Wabub Hendrik Siap Perjuangkan Rumah Ibadah Umat

Read Next

Kasus Narkoba di Tana Tidung Meningkat, BNNP Kaltara Minta Pemkab Terlibat Dalam Pemberantasan Narkoba

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *