Yayasan Solidaridad Bersama Pemkab Berau Gelar Penanaman Bibit Buah – Buahan

Vinkmag ad

BERAU, LENSAKU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bersama Kedutaan Besar (Kedubes) Norwegia, Belanda, dan New Zaeland gelar penanaman pohon dan bibit buah – buahan di Kampung Suaran pada Selasa (15/3/2022).

Hadir dalam acara tersebut yakni Agus Wahyudi (Asissten II Setda Berau), Ardi Stoios Braken (Wakil Duta Besar Belanda), Shee Jeong Park (Wakil Duta Besar New Zaeland), Ceiine L. Gaasrud (Wakil Duta Besar Norwegia), Delima Hasri Azahri (Ketua Yayasan Solidaridad Network Indonesia), dan beberapa petani yang ada di Kampung Suaran.

Bupati Berau, Sri Juniarsih melalui Asissten II Setda Berau, Agus Wahyudi dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Kedubes Norwegia, Belanda, dan New Zaeland di Kabupaten Berau.

“Semoga kedatangan saudara sekalian dapat memberikan motivasi bagi kami, dalam upaya mewujudkan perkebunan Kabupaten Berau yang kian berkualitas dan mampu bersaing dengan rantai pasok daerah lainnya di Indonesia,” tutur Agus Wahyudi.

Kemudian, ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi juga disampaikan oleh Agus Wahyudi kepada Yayasan Solidaridad Network Indonesia sebagai salah satu pelopor perkebunan berkelanjutan.

“Pada hari ini kami telah menempuh satu langkah positif demi kemajuan pembangunan sektor tani dan kebun di Kota Sanggam,” ucap Agus.

Kegiatan kali ini dilaksanakan dengan tujuan dapat memacu semangat kaum tani untuk terus kreatif dalam mendayagunakan lahan, serta meningkatkan kepedulian terhadap potensi lokal Berau dalam rangka menciptakan pertanian kreatif yang mandiri dan berdaya saing.

Lebih lanjut, Pemkab Berau telah berkomitmen untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dengan optimalisasi sektor hilir sumber daya dan pertanian dalam arti luas yang berbasis kerakyatan dengan perluasan lapangan kerja dan pengembangan usaha berbasis pariwisata kearifan lokal.

Baca juga:  Operasi Zebra 2022 Bakal Digelar Oktober, Ada 7 Sasaran Prioritas

“Komitmen ini diperkuat dengan salah satu program unggulan, yakni program pemberian bantuan stimulan serta mewujudkan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan yang maju berbasis teknologi,” ujarnya.

Perlu diketahui, bahwa kontribusi sektor pertanian Kabupaten Berau selama tahun 2013 – 2021 sejatinya cenderung naik, namun sektor industri pengolahannya masih menunjukkan perkembangan yang relatif konstan.

“Hal ini mengindikasikan, bahwa industri pengolahan yang berbasis pertanian dalam arti luas masih perlu dikembangkan secara optimal. Salah satunya melalui agroforestri kelapa sawit di kawasan hutan,” sampai Agus.

Terakhir, Pemkab Berau berharap dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kedubes Norwegia, Kedubes Belanda, dan Kedubes New Zaeland akan terwujudnya pertanian dan perkebunan yang mensejahterakan masyarakat.

“Semoga dengan adanya dukungan dari berbagai pihak termasuk Kedubes yang hadir pada hari ini bisa mewujudkan pertanian dan perkebunan berkelanjutan yang mendatangkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Agus Wahyudi. (Dez)

Read Previous

Siapkan Monetisasi Baru, Arkadia Digital Media Luncurkan Platform Video Clickmov

Read Next

Pemkab Gandeng Solidaridad Guna Berikan Pelatihan, Panduan dan NKT Kepada Petani Sawit.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *