Langkah PRESISI Polda Kaltara, Patut Diapresiasi

Vinkmag ad

BULUNGAN, LENSAKU – Masyarakat Kalimantan Utara (Kaltara) terkejut sekaligus heran dengan perubahan drastis kinerja Polda Kalimantan Utara.

Dalam dua pekan terakhir pengungkapan demi pengungkapan menunjukan aksi nyata bahwa Polda Kaltara menjalankan fungsinya di tengah masyarakat.

Tercatat, pada 26 April 2022, Direktorat Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Kaltara berhasil menggagalkan penyelewengan 156 ton BBM bersubsidi di sungai Sebuku, Kabupaten Nunukan.

Selanjutnya, 30 April 2022, Tim Gabungan Ditreskrimsus Polda Kaltara, Polres Bulungan dan Polres Tarangan, kembali berhasil mengungkap praktek ilegal mining di Kecamatan Sekatak dengan mengamankan 5 orang, 3 ekscavator, bahan sianida dan karbon perendaman emas.

Kemudian yang menghebohkan yaitu pada tanggal 4 Mei 2022, dilakukan penangkapan terhadap HSB (oknum anggota Polri) yang diduga sebagai pemilik tambang emas ilegal di Sekatak. Dan setelah dilakukan pemeriksaan selama 24 jam, tanggal 5 Mei 2022 HSB langsung dijebloskan ke tahanan untuk 20 hari kedepan.

Hingga saat ini, Tim Gabungan tersebut serius mengembangkan berbagai penyelidikan dan penyidikan terkait dugaan bisnis ilegal HSB meliputi bisnis Balpres, daging dan narkoba. Dan yang teranyar, tim gabungan telah meningkatkan status ke tahap penyidikan terhadap kepemilikan 17 kontainer Balpres ilegal dengan persangkaan Pasal Pasal 112 Jo Pasal 51 Ayat (2) UU RI Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan sebagaimana diubah dalam UU RI nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja Pasal 51 Ayat (2) Halaman 287 Jo Pasal 2 Ayat (3) Huruf d Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2021 tentang Barang dilarang ekspor dari barang dilarang impor dan Pasal 3 dan atau Pasal 4 dan atau Pasal 5 dan atau Pasal 10 UU RI No.8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. Ada perbedaan signifikan dengan Polda Kaltara pada tahun tahun sebelumnya. Dirangkum dari beberapa pemberitaan, beberapa perkara seolah tidak pernah ditangani secara serius.

Baca juga:  Sebanyak 36 Ormas dan 4 Yayasan memiliki SK berstatus mati

Sebelumnya tidak pernah ada penindakan terhadap Ilegal mining dan penyelewengan BBM subsidi, kasus pemukulan terhadap wartawan dan dugaan kecelakaan laut tidak ada kejelasan hingga saat ini.

Beberapa komentar masyarakat dan netizen memberikan apresiasi dan dukungan terhadap Polda Kaltara dengan pengungkapan selama dua pekan terakhir, sekaligus penasaran apa yang menyebabkan perubahan drastis.

Perubahan kinerja Polda Kaltara, tidak lepas dari faktor kepemimpinan saat ini, masyarakat Kaltara telah melihat dan memberikan apresiasi kerja nyata dan esensi keberadaan polri yang PRESISI di tengah masyarakat.(RR)

Read Previous

Efek Penumpukan Sampah Dari Peningkatan Wisatawan Yang Mencapai 30 Ton Sudah Diangkut Ke Tanjung Batu

Read Next

Hari Pertama Kerja, Wabup Sidak Kedisipilinan Di Sejumlah OPD

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *