• Selasa, 16 Juli 2024

40 WBP Di Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb Diberikan Pelatihan

BERAU, LENSAKU – Pelatihan untuk warga binaan permasyarakatan (WBP) kembali digelar di Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb. Kali ini, menyasar kepada para WBP perempuan yang diikuti oleh 40 orang.

Kegiatan yang diinisiasi oleh pihak Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb bekerja sama dengan PT Berau Coal itu membahas materi tentang keterampilan dalam menjahit. Dimana pada kegiatan tersebut para WBP diberikan pengalaman dan bekal dalam merajut industri maupun wirausaha di bidang tekstil.

Pembukaan pelatihan digelar di Aula Kantor Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb, pada Selasa (23/8). Kegiatan itu turut dihadiri langsung oleh DPD KNPI Berau, Disperindagkop Berau, Disnakertrans Berau, dan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Berau.

Pada kesempatan itu, Community Based Development Manager PT Berau Coal, Hikmawati berharap, kegiatan tersebut dapat memberikan edukasi secara langsung kepada para WBP. Pasalnya, menurut Hikamawati, keterampilan menjahit memang bukan hal yang mudah

“Banyak proses yang harus dijalani. Mulai dari proses mengukur, memotong bahan hingga proses akhir menjadi sebuah pakaian itu perlu ketelitian. Oleh karenanya, harus fokus perhatikan arahan dari pelatih, saya harap ini dapat memberikan pengalaman dan ilmu lebih kepada para WBP,” tuturnya.

Tentu saja, kegiatan tersebut mendapatkan apresiasi dari Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb, Puang Dirham. Dirinya turut mengucapkan terimakasih atas kerjasama dan bantuan yang diberikan oleh PT Berau Coal kepada Rutan Tanjung Redeb berupa bantuan mesin jahit dan tenaga untuk membina dan melatih WBP dalam keterampilan menjahit.

“Saya mewakili jajaran Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb sangat berterima kasih atas bantuan alat dan tenaga yang telah diberikan oleh PT Berau Coal,” ucapnya.

Dirinya juga mengungkapkan, kegiatan itu tentunya dapat membantu tugas Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb dalam membimbing keterampilan para WBP agar dapat menjadi seorang yang lebih baik ketika bebas nanti.

“Tentu, ke depannya masih ada banyak kegiatan pembinaan dan pelatihan lagi untuk para WBP sebagaimana untuk memberikan bekal dan ilmu kepasa mereka,” pungkasnya. (*/CTN)

Read Previous

Pemkab Berau Soroti Kenaikan Harga Tiket Pesawat, Bakal Menghadap Kementerian Perhubungan

Read Next

Polres Berau Ungkap 6 Kasus Dalam Seminggu, Mulai Dari Judi Hingga Illegal Logging

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular