• Jumat, 19 Juli 2024

DPRD Desak Pemkab Berau Segera Lakukan Perbaikan Jembatan Sambaliung

 

BERAU, LENSAKU – Jajaran DPRD Berau terus mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk segera melakukan perbaikan jembatan Sambaliung. Pasalnya, kondisi jembatan tersebut saat ini memprihatinkan.

Ketua DPRD Berau, Madri Pani meminta Pemkab Berau untuk memberi kejelasan terkait pelaksanaan penutupan jembatan Sambaliung guna perbaikan. Menurutnya, rencana tersebut jauh dari rencana awal.

“Kami memanggil Pemkab Berau dalam agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) hari ini untuk menanyakan kejelasan penutupan jembatan Sambaliung,” ungkapnya, Selasa (13/9).

Dirinya pun menargetkan, di awal Oktober 2022 jembatan yang menghubungkan 6 kecamatan itu harus diperbaiki. Pasalnya, menurut politisi Partai NasDem itu untuk menjawab pertanyaan dan asumsi dari masyarakat.

Sementara, Kabid Preservasi Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUOR) Berau, Junaidi menyampaikan, pihaknya sangat mendukung kelancaran pekerjaan jembatan Sambaliung. Karena kondisi jembatan yang sudah rawan akibat beban melebihi batas standar, dikhawatirkan, jika terus dibiarkan akan terjadi keruntuhan.

“Ketika ditutup, kami siap mendukung kesiapan daya dukung luas jalan yang akan dilalui alternatif penyeberangan dari Tanjung Redeb ke Sambaliung maupun sebaliknya, yakni di Singkuang maupun Gang Indah, Limunjan,” jelasnya.

Ketika terjadi kerusakan jalan pada titik tersebut, pihaknya akan segera melakukan perbaikan agar lalu lintas lancar, tidak ada kemacetan maupun penumpukan kendaraan. Koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Berau juga telah dilakukan terkait skema lalu lintas untuk kendaraan keluar dan masuk pada jalan alternatif.

“Kami perhatikan di Gang Indah, Limunjan, cukup rawan kerusakan dipersimpangan jalan. Ketika itu rusak, kami akan berusaha lakukan perbaikan secepatnya. Akan disurvei dulu apakah perlu dilakukan perbaikan awal atau tidak,” terangnya.

Pihaknya akan menyiapkan satu set alat berat yang ditempatkan di Kecamatan Sambaliung. Sebagai antisipasi yang bisa digunakan untuk semua pekerjaan yang membutuhkan alat berat.

Tentunya akan semaksimal mungkin berusaha terlinat sehingga, perbaikan jembatan Sambaliung tidak terkendala dari segi kondisi jalan.

“Akan kami kondisikan ketika jembatan ditutup lalu lintas tidak terganggu dan jalanan bisa menampung kendaraan,” pungkasnya. (*/CTN)

Read Previous

Pemkab Berau Sampaikan 5 Raperda, Salah Satunya Terkait Perubahan APBD TA 2022

Read Next

KUPP Berau Klaim Tidak Dilibatkan, Syahbandar : Kapal LCT Bukan Untuk Angkut Penumpang

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular