• Minggu, 26 Mei 2024

Aliansi Mahasiswa UBT Unjuk Rasa Didepan Kampus, Tuntut Peringanan Uang Kuliah Tunggal

Tarakan – Lenskau.id. Puluhan Mahasiswa dan Lembaga Organisasi Kemahasiswaan Universitas Borneo Tarakan (UBT) yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa UBT melakukan unjuk rasa didepan kampusnya pada Kamis (18/6).

Aksi unjuk rasa tersebut  dilangsungkan karena adanya tuntutan dari para Mahasiswa UBT agar mendapatkan keringanan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) dimasa pandemi covid-19 ini.

Para massa aksi mulai berkumpul di Taman Berkampung Kota Tarakan dan kemudian bergeser kedepan gerbang Universitas Borneo Tarakan dan langsung membentangkan sejumlah spanduk tuntutan dan menyuarakan orasi.

Ketua Umum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UBT M. Haris,  menyampaikan bahwa aksi ini dilaksanakan atas dasar kekecewaan para Mahasiswa yang telah melayangkan surat permohonan audiensi tatap muka bersama Birokrasi Kampus, namun tidak ada tanggapan dari pihak kampus.

“Sebelumnya kami telah menyurat untuk mengadakan hearing kepada pihak kampus melalui aplikasi Zoom namun karena dirasa belum ada solusi dari hearing awal tersebut, kami kemudian kembali bersurat kepada Birokrasi Kampus dan memberikan waktu selama tiga hari untuk direspon, karena tidak ada respon yang diberikan maka kami melaksanakan aksi unjuk rasa,” tegasnya.

Dalam aksi unjuk rasa tersebut para Mahasiswa menyampaikan dua tuntutan kepada pihak Kampus yakni, meminta penurunan UKT sebesar 50% secara merata kepada setiap Mahasiswa, dan yang kedua meminta transparansi dalam penetapan UKT di Universitas Borneo Tarakan.

Prof. Dr. Adri Patton, M.Si Rektor Universitas Borneo Tarakan, pada saat dikonfirmasi oleh Lensaku.id menyampaikan bahwa pihaknya sangat mengerti kondisi perekonomian para Mahasiswa di masa pandemi covid-19 ini, dan akan mengakomodir tuntutan dari para mahasiswanya dengan kebijakan yang telah ditentukan.

“Kita mengakomodir apa tuntutan dari para adik – adik Mahasiswa untuk menurunkan UKT, sesuai dengan kebijakan yang ada kita akan membagikan form UKT kepada mahasiswa yang nantinya diharapkan para Mahasiswa dapat membayar UKT sesuai dengan level kemampuan ekonominya, apakah rendah, menengah, atau tinggi,” terangnya.

Haris berharap setelah aksi ini pihak Kampus dapat berkoordinasi dan berkoordinasi dengan baik kepada para Mahasiswa dalam menetapkan setiap kebijakan yang dikelurkan dilingkup UBT.

Read Previous

Sinergitas TNI – POLRI Galang Bakti Sosial

Read Next

Bupati Nunukan Tegaskan Pelayanan Pendidikan Harus Tetap Maksimal Dimasa Pandemi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular