Partai NasDem Susul Demokrat dan PKS Serahkan B1KWK Ke Pasangan NYATA

Tanjung Selor, Lensaku.id – Setelah Partai Demokrat, PKS, hari ini giliran Partai Nasdem menyerahkan Surat Keputusan (SK) dukungan berupa form model B.1.KWK kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati Bulungan yakni H.Najamuddin – dr. Ari Yusnita ( NYATA ).

Bertempat di Royal Crown Hotel Tarakan, B.1.KWK diserahkan langsung oleh Sekretaris DPW Nasdem Supa’ad Hafianto yang disaksikan oleh Ketua DPD Nasdem Kaltara H.AR.Rasyid,  Sekretaris DPD Nasdem Ismail AB, serta Azis Ibtihar dan sejumlah anggota DPRD Bulungan yakni Sunaryo dan Hj.Shanti Luciana.

Selain kepada pasangan H.Najamuddin dan dr.Ari Yusnita, SK dukungan juga diserahkan ke calon bupati dan wakil bupati Nunukan, Malinau, Tana Tidung, termasuk kepada pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara juga telah diserahkan secara resmi oleh ketua DPW NasDem Kaltara.

Melalui sambungan telepon, Supa’ad Hafianto menuturkan, dengan diserahkannya SK dukungan dalam bentuk B.1.KWK,kepada seluruh pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati serta Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara pada Pilkada serentak 2020, maka sesuai dengan instruksi  DPP Partai Nasdem, seluruh kader, pengurus partai dan anggota DPRD se Kaltara harus memperjuangkan dengan penuh ikhlas semua paslon baik ditingkat kabupaten maupun provinsi.

“Sesuai dengan komitmen NasDem, politik tanpa mahar, sehingga semua calon Kepala Daerah yang diusung partai Nasdem itu nantinya tidak merasa memiliki beban dan bisa fokus untuk melayani masyarakat,” terangnya.

Supa’ad menegaskan bahwa seluruh Kader NasDem yang ada di Provinsi Kaltara harus patuh pada keputusan partai dalam mengusung para calon Kepala Daerah yang sudah di tentukan.

“Ya jelas kita tegaskan kepada seuluruh kader NaDem yang ada di Provinsi maupun Kabupaten/Kota yang ada di Kaltara harus linear dengan keputusan Partai, kita akan tindak tegas jika memang ada Kader Partai NasDem yang membelot,” tegasnya.

Dalam pertarungan Kepala Daerah nantinya, DPW Nasdem Kaltara berharap agar semua kadernya dapat bersaing dan bertarung dengan program, agar demokrasi yang tercipta adalah demokrasi yang sehat dan memunculkan pemimpin yang berkualitas nantinya, Tutup Supa’ad.

Read Previous

Kejari Berau Sebut Kerja Sosial Sanksi Yang Pas Untuk Pelanggar Protkes

Read Next

Gubernur Kaltara Pacu Realisasi ‘Jalan Tol’ ke Pesisir Timur Bulungan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular