Lomba Bertutur Nasional, Aime Ceritakan Yadu Usud

TANJUNG SELOR – 1 perwakilan Kalimantan Utara (Kaltara), Aime Contador Ramadhan, siswa kelas 5 Sekolah Dasar Swasta (SDS) Indo Tionghoa Kota Tarakan mengikuti Grand Final Lomba Bertutur Bagi Siswa-Siswi SD/MI Tingkat Nasional Tahun 2020, Selasa (8/9). Aime terpilih dari hasil seleksi lomba serupa pada tingkat Provinsi Kaltara pada 19 Agustus lalu, yang diikuti 7 peserta se-Kaltara.

Baca juga:  Kehadiran Immanuel Ebenezer Di Kaltara, Diharapkan Menjadi Sepirit Baru Untuk Perubahan

Lomba ini berlangsung secara virtual mulai 7 hingga 11 September 2020, dengan peserta dari 34 provinsi se-Indonesia. Adapun tema yang diangkat pada lomba ini, Merdekakan Dirimu dari Kebodohan dan Kemiskinan dengan Membaca. “Ananda Aime pada lomba tingkat nasional ini membawa cerita rakyat Kaltara, berjudul Yadu Usud. Yakni, cerita mengenai asal mula batu yang ada di Tanjung Batu,” kata kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kaltara, Hermawan, kemarin (8/9).

Baca juga:  Sekretaris DPC Gerindra Bulungan Sambut Baik Hadirnya Prabowo Mania 08

Hermawan optimis Aime mampu berprestasi pada ajang ini. “Ananda Aime sangat menguasai ceritanya. Jadi, lewat cerita itu dia mampu menggambarkan dan menyampaikan makna cerita tersebut secara komunikatif serta mudah dipahami,” jelasnya.

Guna diketahui, cerita rakyat Yadu Usud yang merupakan seorang nenek dan hidup bersama cucunya di daerah Tanjung Batu, Kota Tarakan. Kisah ini terjadi ratusan tahun silam, dan dikenal dengan peristiwa ‘Gasab’. Gasab menurut bahasa Tidung, adalah malapetaka yang didapatkan ketika seseorang memainkan seekor binatang yang memiliki jenis mata yang panjang. Dalam hal ini, lemangu atau kepiting.(humas)

Baca juga:  Immanuel Ebenezer Dijadwalkan Datang ke Bulungan Hari Ini

Bagikan: