• Jumat, 19 April 2024

Sri Juniarsih Terima Keluhan Warga Soal Tidak Adanya SLTA di Biduk-Biduk

Biduk-Biduk- Lensaku.id. Warga masyarakat RT 6, Gang Keluarga, Kampung Teluk Sulaiman, Kecamatan Biduk-Biduk keluhkan belum adanya bangunan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) di wilayahnya.

Mereka meminta agar nantinya bangunan sekolah yang dimaksud bisa dibangun agar anak-anaknya tidak keluar kecamatan untuk menempuh pendidikan.

Mereka menerangkan, selama ini anak-anak yang tamat di bangku sekolah menengah pertama (SMP) harus jauh dari keluarga. 

Hal itu dikarenakan belum adanya fasilitas pendidikan yang dimaksud, sehingga harus menempuh jarak 10 kilometer untuk sampai di sekolah.

Masyarakat juga menyampaikan soal banyaknya lulusan sarjana di bidang pendidikan yang belum mendapat pekerjaan sebagai guru, tenaga pengajar dan lainnya.

Mendengar hal itu, Calon Bupati Berau, Sri Juniarsih, yang berkesempatan hadir di tengah-tengah mereka, menyampaikan jika masalah tersebut bakal ditindaklanjuti saat dirinya berkesempatan memimpin Bumi Batiwakkal.

Menurutnya, pendidikan merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Masyarakat di pelosok atau di wilayah pinggiran harus mendapat fasilitas pendidikan secara merata.

Oleh karenanya, hal itu menjadi perhatian pasangan calon (paslon) Sri-Gamalis di tahun 2021-2024.

“Seperti yang disebutkan, kedepan tentu kami akan akomodir hal tersebut. Bila masyarakat memberi kepercayaan kepada kami, maka pembangunan gedung sekolah tersebut bakal menjadi program kerja ketika terpilih,” ucap Sri Juniarsih, Kamis (5/11/2020) siang.

Lantaran ingin mewujudkan pemerataan pembangunan antar kota dan desa, agar tidak terjadi kesenjangan antar keduanya, maka pengadaan sarana dan prasarana kegiatan belajar mengajar (KBM) akan diperhatikan.

Selain mendengarkan hal tersebut, pasangan dengan tagline Ragam ini juga menawarkan program pemasangan 1000 titik WiFi gratis di seluruh pelosok Berau.

Hal ini agar memudahkan masyarakat dalam mengakses komunikasi dan informasi.

Kemudian, kesejahteraan guru honorer dan pegawai tidak tetap (PTT) juga tidak luput dari perhatian pasangan ini.

“Dalam bidang pendidikan, peningkatan gaji para pegawai tidak tetap (PTT) dan tenaga honorer nantinya akan dilakukan. Kami berharap agar hal ini dapat mensejahterakan mereka,” katanya.

Selama sosialisasi, selain mendapat keluhan untuk bidang pendidikan, masyarakat setempat juga mengapresiasi program unggulan yang diusung paslon nomor urut dua khususnya pada program pemberian bantuan stimulan (Sapronak, Saprodi, Alsinta). Hal itu dinilai sesuai dengan karakter wilayah pesisir, dimana didominasi oleh sektor perikanan. (*/adv).

Read Previous

Komitmen Gamalis: Program Dana RT Akan Ditingkatkan

Read Next

Dana Desa untuk Tanggulangi Kemiskinan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular