• Senin, 24 Juni 2024

Soal Politik Uang, Ini 3 Poin Pernyataan Ragam di Pilkada Berau

Tanjung Redeb – Lensaku.id. Pers release oleh tim pemenangan Sri-Gamalis (Ragam) pada hari Jumat (20/11/2020) di Sekretariat Bersama, Jalan Albina, Kecamatan Tanjung Redeb memuat 3 poin penting yang disebutkan.

Ahmad Najid Fathoni, selaku Ketua Tim Pemenangan Partai Koalisi menyampaikan pernyataan terkait berbagai isu money politic yang meramaikan kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Berau. Menurutnya, money politic tengah menjadi perbincangan di kalangan masyarakat Bumi Batiwakkal. “Money politic menjadi isu yang meramaikan kontestasi pilkada Berau,” katanya.

Ia menjelaskan terkait kasus yang ditemukan pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Berau belum lama ini. “Salah satu operator money politic yang mengatasnamakan salah satu paslon di tangkap dan divonis 3 tahun penjara,” paparnya.

Di tengah gencarnya seruan masyarakat Berau untuk mengusut tuntas dalang utama hal yang dimaksud, kini di lapangan tengah merebak sebuah fenomena baru yang dinilai merugikan paslon Sri-Gamalis.

“Banyak orang tak dikenal yang kini berkeliaran melakukan pendataan dan menjanjikan uang dengan mengatasnamakan paslon kami,” tuturnya.

Menurutnya, hal itu dilakukan bukan tanpa motif. Salah satu motif yang paling jelas ialah pembusukan bagi paslon Sri-Gamalis. Kemudian, juga untuk mengadu domba antara pemilih dengan paslon.

“Gerombolan liar tersebut sedang mempermainkan harapan calon pemilih sekaligus mengadu domba antara pemilih dengan pasangan calon Sri-Gamalis,” ungkapnya.

Oleh karenanya, pada jumpa pers yang dilakukan di sore hari itu, pihaknya menyatakan 3 pernyataan penting.

  1. Menegaskan kembali bahwa pasangan calon Sri-Gamalis tetap berkomitmen untuk menjalankan Pilkada tanpa politik uang.
  2. Mengapresiasi kesungguhan penyelenggara dan penegak hukum, dalam pemberantasan money politik.
  3. Meminta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Berau untuk berpartisipasi dalam menindak praktik politik uang.

Beberapa poin tersebut, diharapkan dapat diperhatikan masyarakat untuk tidak mempercayai segala isu politik uang yang dilakukan paslon nomor urut 2.

“Hal ini semata-mata kami sampaikan untuk membangun tatanan politik Berau agar semakin bermartabat serta menjunjung tinggi moral dan etika politik. Menang tanpa politik uang akan menjadi kemenangan yang membanggakan,” tutupnya. (*/adi).

Read Previous

Ketua Pemenangan Ragam Bantah Soal Beredarnya Kabar Money Politic

Read Next

Pemprov Terima Aset Rp 131,5 Miliar dari Tarakan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular