• Jumat, 21 Juni 2024

Wabub Hendrik : Penyusunan KLHS Harus Memuat Isu Prioritas Pembangunan Berkelanjutan

TANA TIDUNG, Lensaku.id – Bertempat di Pendopo Djaparudin Kabupaten Tana Tidung, Wakil Bupati Hendrik, S.H, M.H buka secara resmi Konsultasi Publik Ke II Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tana Tidung Tahun 2021 – 2026.

Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Tana Tidung yang bekerjasama dengan Unit Layanan Strategis Percepatan Pembangunan dan Inovasi Daerah Universitas Mulawarman dihadiri oleh Ketua DPRD Tana Tidung, Komandan Kodim 0914/TNT, Sekda, Asisten, Ketua tim penyususun KLHS, Kepala OPD, Pimpinan Instansi verikal, Kapolsek dan sejumlah peserta perwakilan masyarakat Tana Tidung.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Hendrik menyampaikan, Konsultasi publik ke II ini merupakan rangkaian pentahapan penyelenggaraan KLHS RPJMD yang dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mensejahterakan masyarakat dengan tetap menjaga keberlangsungan sumber daya dan kelestarian lingkungan hidup.

“Kajian lingkungan hidup strategis penting untuk dilakukan guna perencanaan dan implementasi pembangunan yang lebih terjamin dan keberlanjutan, sehingga dapat mengurangi kemungkinan kekeliruan dalam membuat prediksi pada awal proses perencanaan kebijakan atau program pembangunan”, Jelas Hendrik dalam sambutannya.

Oleh karena itu, konsultasi publik pada hari ini bukan sekedar formasi semata tetapi harus dilakukan dengan sungguh – sungguh, aplagi program pemerintah daerah yang akan dilaksanakan kedepan bersinggungan dengan lingkungan hidup, penyusunan KLHS harus memuat isu prioritas pembangunan berkelanjutan, berwawasan lingkungan dan selaras dengan visi – misi pemerintah, imbuh Wakil Bupati.

Dengan adaanya konsultasi publik ini, peran serta masyarakat dalam memberikan masukan, pemikiran dan gagasan sangatlah diperlukan sehingga aspirasi dan harapan masyarakat serta pemangku kebijakan bisa selaras.

“Saya berharap, saran positif dan konstruktif dari seluruh peserta forum konsultasi publik yang hadir, sehingga muncul kesepahaman dan kesepakatan sebagai komitmen bersama sekaligus rekomendasi atas perumusan mitigasi dan atau alternatif KLHS yang kemudian akan kita integrasikan dalam rangcangan awal RPJMD Kabupaten Tana Tidung”, Tutup Hendrik. (818)

Read Previous

Jogras Hutain dan Tim Berikan Dukungan Kepada Hardiansyah Dalam Musda KNPI Berau

Read Next

40 Hektar Lahan Milik Warga Belum Diganti Rugi Oleh Pemerintah

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular