• Kamis, 30 Mei 2024

4 Base Transciver Station (BTS) Siap Di Realisasikan Tahun 2021

TANA TIDUNG, Lensaku – Rapat Koordinasi yang dilakukan Kementrian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) dengan Pemerintah Kabupaten Tana Tidung yang dilaksanakan di Pendopo Djafarudin beberapa waktu lalu diharapkan memberikan solusi terkait permasalahan blank spot yang ada di Tana Tidung.

Minimnya wilayah yang belum terlingkupi jaringan telekomunikasi pastinya akan menganggu segala aktifitan kegaiatan masyarakat maupun pemerintahan.

Plt Kepala Dnas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Tana Tidung, Uus Rusmanda mengatakan, dengan minimnya infrastuktur jaringan telekomunikasi dapat berpengaruh di berbagai sektor, seperti perekonomian, keamanan, masalah keselamatan, termasuk kegiatan pemerintah juga akan terganggu.

“Semoga dari rapat koordinasi yang dilakukan ini dapat memberikan solusi terbaik untuk Kabupaten Tana Tidung, sehingga permasalahan blank spot di sejumlah wilayah bisa terselesaikan”,Ujar Uus.

Lanjut Uus, 20 infrastuktur telekomunikasi yang sudah diusulkan bisa segera direalisasikan oleh Kemenko Polhukam dalam waktu dekat. Dari keterangan hasil rapat koordinasi, rencananya ada 4 Base Transciver Station (BTS) yang akan dibangun di tahun 2021.

“Kalau tidak salah ada 4 tower yang akan direalisasikan tahun ini, dan sisanya akan diperjuangkan di tahun depan”, Terangnya.

Dari keterangan Kementrian Kominfo RI, ditahun 2022 nanti akan ada sekitar 3000 titik pembangunan BTS di seluruh Indonesia, khususnya daerah yang tidak masuk wilayah Terdepan,Terpencil dan Tertinggal (3T).

Untuk diketahui, Kabupaten Tana Tidung tidak masuk dalam program khusus 3T pembangunan BTS se Indonesia 2022 mendatang.

“Mudah-mudahan Tana Tidung termasuk dalam 3000 pembanguan BTS, kita akan terus berjuang dan terus berkomunikasi dengan kemenria terkait agar rencana program pemerintah daerah bisa terlaksana dengan baik”,Harpnya.

Sesuai dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Tana Tidung, salah satunya program KTT Digital akan bisa terlaksana apabila infrastuktur telekomunikasi bisa segera terwujud di 22 titik blank spot.

Read Previous

Pemkab Tana Tidung Siap Fasilitasi Lahan Pembangunan BTS

Read Next

Bupati Berau Dukung Penuh Pengembangan Komoditi Porang

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular