Jaringan Internet Dan Listrik Masih Menjadi Kendala Pulau Maratua

Vinkmag ad

BERAU, LENSAKU – Kepulauan Maratua yang terkenal dengan keindahan wisata lautnya yang berada disisi terluar Kabupaten Berau yang berdekatan dengan Laut Sulawesi ini masih mempunyai kekurangan.

Terbatasnya jaringan internet dan listrik masih menjadi masalah untuk wisatawan, terutama masyarakat setempat pun juga merasakan hal yang sama.

Bahkan disisi sulitnya internet, kuota pengguna juga sangat terbatasi apabila banyaknya pengunjung yang masuk ke Pulau Maratua. Hal itu diakui oleh Arianto selaku Camat.

“Masih susah untuk mengakses jaringan internet kalau disini, terlebih jika banyaknya pengunjung, jaringan menjadi down kemungkinan karena banyaknya pemakai”, ujarnya pada Selasa Malam, 21/12/2021.

Lanjut Camat, tower jaringan yang ada di Maratua tidak mampu menyuplai jaringan internet untuk keseluruh wilayah yang ada. Namun, untuk menghubungi tanpa internet itu masih bisa digunakan.

“Titik terbatasnya jaringan internet disini itu dari dermaga utama sama Arasatu, lalu di kampung-kampung lain juga merasakan, namun kalau hanya menghubungi tanpa internet itu masih bisa”, ucapnya.

Selain itu, Pemasokan listrik untuk Pulau ini masih sangat terbatas, hal tersebut diakui juga oleh camat Pulau Maratua.

“Disini listrik masih sangat terbatas, beroperasinya hanya 12 jam saja yang diantaranya mulai pukul 18.00 Wita – 06.00 Wita. Hal tersebut masih menjadi kendala bagi masyarakat yang kegiatannya selalu membutuhkan listrik,” Ujar Arianto.

Kendala – kendala tersebut juga bisa menjadi masalah saat adanya nanti PORPROV karena jaringan internet dan listrik ialah hal yang utama. Karena internet dan listrik sangat dibutuhkan untuk mengabarkan berita terkini dan kebutuhan – kebutuhan atlet nantinya. (dez)

Read Previous

Peringatan Hari Ibu Di Bumi Batiwakkal Bukan Sekedar “Mother’s Day”

Read Next

Struktur KBPP Polri Kabupaten Berau Resmi Dilantik, Ini Program Utamanya

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *