• Kamis, 20 Juni 2024

Pulau Derawan Dipadati Wisatawan, Pekerja Wisata Raih Berkah Di Masa Liburan

BERAU, LENSAKU – Pulau Derawan menjadi pilihan wisata bahari yang diminati oleh wisatawan selama libur lebaran tahun 2022 ini, terlebih saat ini lokasi tersebut tidak ditutup meski masih diawasi oleh pihak Satgas Covid-19.

Ramainya pengunjung pada tahun ini menjadi keberkahan tersendiri oleh pelaku pekerja wisata, lantaran kembali mendapat pemasukan yang sesuai dengan modal yang dikeluarkan.

Seperti yang dikatakan oleh Dhani Chadi selaku motoris speed boat tujuan Tanjung Batu – Pulau Derawan itu memanfaatkan momentum lebaran ini untuk meraup keuntungan lebih.

“Sudah lama kami nantikan momentum pengunjung saat lebaran ini, saya sampai tidak ikut istri ke Tanjung Redeb karena ramai pengunjung,“ tuturnya, Jumat (6/5/2022).

Saat memasuki lebaran ke 3, motoris yang menunggu di dermaga Tanjung Batu secara serentak mendapatkan lonjakan penumpang.

Dari lebaran pertama hingga lebaran kelima, mereka sudah mengantarkan penumpang ke Pulau Derawan sejak pukul 09.00 Wita hingga 16.00 Wita.

Sekali mengantar, disampaikan Dhani dapat mengangkut 5 orang penumpang dan tidak boleh lebih, lantaran dibawah pengawasan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Berau.

Ia juga mengatakan untuk tamu yang keluar dan masuk dari Pulau Derawan tergolong seimbang.

“Untuk pengunjung yang masuk dan keluar seimbang, tetapi aktivitas memang padat,“ sampainya.

Dhani mengakui, dirinya sudah bolak balik sebanyak 6 kali untuk mengantar kurang lebih 100 penumpang. Meski begitu, ada saja komentar dari masyarakat terkait kenaikan tarif tiket speedboat di tengah ramainya liburan tahun ini.

Untuk kenaikan tarif, bermula dari Rp 75 ribu rupiah hingga Rp 100 ribu rupiah per sekali pengantaran. Dituturkan Dhani, kenaikan itu disebabkan oleh harga pertalite yang naik dan juga tidak ada lagi subsidi untuk motoris dari Pemerintah.

“Pertalite naik dan tidak ada lagi subsidi dari pemerintah untuk motoris. Jadi mau tidak mau kami naikkan juga tarifnya,“ bebernya.

Terakhir, salah satu pengelola penginapan di Pulau Derawan bernama Yuni menerangkan kondisi perkampungan saat ini penuh. Bahkan, untuk penginapan di laut dan darawatan pun sudah banyak dipesan.

Yuni menilai untuk liburan tahun ini memang terjadi lonjakan yang tinggi jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumya.

“Kalau dulu biasanya penuh hanya dilaut saja, tetapi saat ini untuk perkampungan juga ikut penuh,“ tandasnya. (Dez)

Read Previous

Sebagai Wujud Toleransi, Pemuda Ikantim Berau Berkontribusi Dalam Kelancaran Salat Idul Fitri

Read Next

Kepolisian Sektor Maratua Pantau Kedatangan Wisatawan Dan Sediakan Stok Vaksin

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular