Satpol PP panggil Pemilik THM Terkait Perda Miras

Vinkmag ad

BERAU, LENSAKU – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten lakukan sosialisasi mengundang pemilik Tempat Hiburan Malam (THM) di Bumi Batiwakkal, terkait Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Berau terhadap implementasi Perda Nomor 11 Tahun 2010 tentang pelarangan pengedaran dan pelarangan Minuman beralkohol.

Kepala Satpol PP Berau, Anang Saprani mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan mensosialisasikan kepada pelaku usaha THM agar tidak memperjual belikan minuman keras (Miras).

“Kami fokus menghadirkan bapak-ibu ini untuk menyikapi dan memfokuskan bahwa THM itu tempat menikmati hiburan bukan tempat orang mengkonsumsi Miras,” ujarnya.

Dirinya menyebut adapun pasal yang mengatur tidak adanya pelarangan Miras itu termasuk dalam pasal 4 poin A yaitu peredaran miras itu diperbolehkan akan tetapi hotel bintang lima saja yang diperbolehkan. Sementara itu pada pasal 4 poin B ditempat-tempat tertentu yang telah ditentukan pemerintah daerah.

“Nah kalau untuk persyaratan hotel bintang lima Kabupaten Berau belum termasuk kedalam persyaratan itu, sedangkan untuk tempat-tempat yang ditentukan Pemerintah Daerah itu kami belum mengetahui juga tempat mana saja diperbolehkan untuk tempat miras ini,” ungkap Anang.

Diakuinya, Ini menjadi tugas pihaknya dan akan mengkaji kembali Perda ini dibuatkan kembali turunannya dalam bentuk Peraturan. bupati dan keputusan bupati.

“Jadi membahas teknisnya nanti, dimana diperbolehkan mengonsumsi miras ini,” katanya.

Menurutnya, selama ini yang menjadi keluhan masyarakat ialah tempat hiburan malam terkait peredaran minuman keras.

“Saya dan tim saya suatu saat akan mengadakan Sidak langsung ke THM ini tanpa menginformasikan terlebih dahulu,” imbuhnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, kegiatan hari ini dimaksudkan memberikan pemahaman terlebih dahulu, bahwa ditempat para pemilik THM ini bukan tempat berdagang Miras.

Baca juga:  Pemkab Berau Lepas 21 Atlet PESONAS Ke Semarang

“Jangan sampai juga pemilik THM ini mempekerjakan anak dibawah umur dan memperbolehkan pengunjung dibawah umur, karena itu fatal sekali pasalnya banyak undang-undang yang mengatur terkait anak dibawah umur itu,” tegasnya.

Anang Saprani Juga meminta instansi terkait untuk dapat bekerja sama dalam memberikan data terkait THM yang sudah berizin dan THM yang belum memiliki izin.

“Karena kalau izin ini bukan merupakan kewenangan kami,” sebutnya.

“Kami dari Satpol PP yang diamanahi mensosialisasikan Perda ini ialah sebagai langkah untuk mengantisipasi dan menekan secara bertahap terkait Perda larangan peredaran Miras ini, Karena untuk membasmi atau memberantas itu tidak mudah seperti membalikkan telapak tangan,” pungkasnya (*/CTN)

Read Previous

Kabareskrim Polri Beri Bantuan ke Rahmatullah, Murid SD yang Menulis Surat Untuk Kapolri

Read Next

Perahu Diduga Menabrak Batang Kayu, Mantan Pegawai PU Hilang di Sungai Kelay

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *