Disperkim Berau Segera Penuhi 157 Rumah Layak Huni Tahun Ini

Vinkmag ad

BERAU, LENSAKU – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Berau memastikan segera membangun 157 rumah layak huni di 8 kecamatan tahun ini. Anggaran sebesar Rp 3,1 Miliar sudah disiapkan dari APBD tahun anggaran 2022.

Pranata Izin Tinggal Disperkim Berau, Yulius mengatakan, jumlah rumah layak huni yang akan dibangun tahun ini pun mencakup 12 kampung dan 2 kelurahan dari 8 kecamatan. Tahapnya kini sudah memasuki verifikasi. Setelah verifikasi akan di laksanakan sosialisasi terhadap penerima bantuan, sekaligus penetapan dan penyerahan bangunan.

“Sudah masuk tahap verifikasi pada Februari ini, dan perkiraan Oktober ini selesai tahap finalnya,” ucapnya, Jumat (1/7).

Jumlah keseluruhannya mencapai 157 unit rumah, yang tersebar di Kecamatan Bidukbiduk ada 2 kampung, yakni Teluk Sulaiman dan Giring-Giring; Kecamatan Batu Putih ada 3 kampung, yakni Lobang Klatak, Batu Putih, dan Kayu Indah; Kecamatan Talisayan ada 1 kampung, yakni Purnasari Jaya; Kecamatan Biatan ada 3 kampung, yakni Manunggal Jaya, Biatan Baru, dan Karangan; Kecamatan Sambaliung ada 1 kampung, yakni Pegat Bukur; Kecamatan Tanjung Redeb ada 2 kelurahan, yakni Gayam dan Bedungun; Kecamatan Gunung Tabur ada 1 kampung, yakni Tasuk; dan Kecamatan Segah ada 1 kampung, yakni Long Laay.

Dikatakan Yulius, jumlah tersebut sudah memenuhi syarat dari Disperkim Berau. Syarat utamanya, yakni berdasarkan rekomendasi kepala kampung dan upah minimum yang diperoleh penghuni rumah ditentukan sekira Rp. 3 juta ke bawah.

“Tentu kami survei langsung juga keadaan rumah, selain itu kami lakukan pendataan juga apakah pemilik dan isi rumah itu bekerja di bawah upah yang kami tentukan,” katanya.

Selain itu, dipastikan juga pemilik rumah tal layak huni yang akan direhab ini sudah memiliki administrasi yang sah. Mulai dari IMB, sertifikat rumah yang sah, dan legalitas lainnya yang sah.

Baca juga:  Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Perumda Air Minum Batiwakkal Lakukan Bimtek di Akatirta Magelang

“Kami memastikan apakah benar lahannya itu milik dia atau tidak sebagai penerima rumah layak huni nantinya, dibantu juga nanti dengan stake holder dan OPD terkait,” terangnha.

Yulius menjelaskan, anggaran yang digelontorkan untuk membangun 157 rumah layak huni ini sebesar Rp. 20 juta per unit rumah. Dengan ketentuan yakni Rp 17,5 juta untuk material dan pajak serta Rp. 2,5 juta untuk upah tukang. Sehingga, apabila ditotalkan untuk memenuhi jumlah Disperkim tengah menyiapkan Rp.3,1 Miliar untuk membangun seluruh rumah layak huni.

“Itu memang sudah dianggarkan di APBD, karena sesuai dengan 18 program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, yakni pemenuhan rumah layak huni untuk masyarakat,” katanya.

Tahun 2021 lalu, Disperkim telah merealisasikan 16 rumah layak huni di Kayu Indah, Kecamatan Batu Putih. Ada juga pembangunan 100 rumah layak huni oleh BSPS Kaltim yang mencakup Kampjng Sukan Tengah, Sambaliung dan Kampung Pulau Besing, Gunung Tabur.

“Ada juga program dari pusat dengan DAK yaitu pembangunan 100 rumah layak huni di Tanjung Redeb” pungkasnya. (*/CTN)

Read Previous

Hore! Gaji Ke-13 Untuk ASN Berau Cair Tanpa Potongan

Read Next

Pemuda Berau Rajut Harapan Untuk Polri Di HUT Bhayangkara Ke-76 Tahun

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *