• Jumat, 19 Juli 2024

Serapan Anggaran Belanja Baru 21,75 Persen, Seluruh ASN Harus Kerja Maksimal!

BERAU, LENSAKU – Penyerapan anggaran belanja pada triwulan kedua dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) TA 2022 Kabupaten Berau masih belum memenuhi target. Seluruh aparatur sipil negara (ASN) pun diimbau untuk meningkatkan kinerja serta memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Pasalnya, Bupati Berau, Sri Juniarsih mengatakan, sampai dengan Mei 2022, serapan anggaran belanja pada APBD TA 2022 baru menyentuh 21,75 persen. Padahal, dirinya membeberkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau telah memberikan target dari total kurang lebih Rp. 2 triliun sebagaimana yang dianggarkan pada APBD TA 2022.

“Sementara, anggaran baru terserap sekira kurang lebih Rp 400 miliar. Angka yang masih jauh dari seharusnya,” ungkapnya, saat memimpin Apel Gabungan di Halaman Kantor Bupati Berau, Tanjung Redeb, Senin (4/7).

Dirinya pun menyoroti, rendahnya penyerapan belanja dari setiap organisasi perangkat daerah (OPD) sebagai catatan penting untuk ditindaklanjuti. Dalam hal ini, dirinya pun meminta seluruh ASN untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat sebagaimana yang diamanahkan sesuai peraturan yang berlaku.

Termasuk juga dalam kedisiplinan bekerja bagi para ASN, bupati menilai aturan tersebut harus dipenuhi. Pasalnya, hal itu akan berdampak pada hasil kinerja, mulai dari kepala daerah, OPD, bahkan hingga pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Oleh karena itu, dibutuhkan komitmen dan kesadaran yang tinggi untuk menjalankan amanah dari masyarakat. Saya tidak mau mendengar ASN datang pagi hanya untuk absen finger print lalu pergi. Kemudian, datang lagi sore untuk absen kembali,” ucapnya.

Tak main-main, bupati menegaskan terkait profesionalitas kinerja ASN pada masing-masing OPD bakal diawasi. Terutama soal kehadiran di saat jam kerja berlangsung. Tujuannya, untuk mendukung pelayanan yang maksimal demi terealisasinya penyerapan anggaran belanja pada APBD TA 2022 sesuai dengan tahapan. Dimana hal tersebut sebagai tolak ukur kinerja pelayanan OPD.

“Tentu hasilnya nanti akan berdampak baik kepada masyarakat. Saya rasa ini harus menjadi atensi kami semua, karena semuanya itu bakal dikroscek oleh rekan-rekan yang wewenang jabatannya jauh lebih di atas kami,” pungkasnya. (*/CTN)

Read Previous

HUT Bhayangkara Polri Ke-76 Tahun, Pemkab Berau Berharap Kamtibmas Semakin Ditegakkan

Read Next

Bupati : Kami Bakal Perjuangkan Nasib PTT Berau

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular