Membangun Kembali Indonesia Dari Covid-19, Pemkab Berau Berupaya Meminimalisir Segala Kelalaian Di Daerah

Vinkmag ad

BERAU, Lensaku – Pendemi Covid-19 yang melanda Indonesia sangat berpengaruh terhadap seluruh lini kehidupan bangsa. Sektor kesehatan, perekonomian, bahkan pendidikan; hampir seluruhnya luluh lantak akibat pandemi ini.

Berbagai langkah pun dilakukan oleh pemerintah, baik pusat maupun daerah. Mulai dari vaksinasi sampai pemulihan ekonomi pasca Covid-19; semuanya itu untuk membangun kembali Indonesia akibat pandemi Covid-19.

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), dalam rangka membantu masyarakat dan pengambilan keputusan untuk memilih alternatif masa depan, melaksanakan peluncuran Buku Pendapat (Strategic Foresight) untuk membangun kembali Indonesia dari Covid-19.

Acara yang dilakukan secara virtual ini resmi dibuka oleh Ketua BPK RI, Agus Firman Sampurna. Tema yang diangkat dalam peluncuran ini sdalah: “Membangun Kembali Indonesia dari Covid-19 : Skenario, Peluang dan Tantangan Pemerintah yang Tangguh”.

Bupati Berau, Hj. Sri Juniarsih, MAS. turut menghadiri peluncuran Buku Pendapat oleh BPK RI secara virtual pada Kamis (21/10/2021) kemarin. Bupati bersama Sekretaris Daerah beserta Asisten III, tampak memperhatikan seluruh pemaparan materi dan gagasan yang disampaikan oleh Ketua BPK RI.

Dalam wawancaranya bersama tim Lensaku.id, Bupati Berau menerangkan upaya Pemkab Berau dalam meminimalisir segala kelalaian di daerah.

Ia juga menuturkan bahwa Pemkab Berau juga sedang berupaya untuk menyusun strategi dalam membangun kembali Indonesia pasca Covid-19.

“Kami sedang berupaya menyusun strategi untuk membangkitkan semua lini kehidupan masyarakat dampak dari Covid-19. Strategi yang kami upayakan adalah meminimalisir kelalaian di Kabupaten Berau berupa pengawasan penganggaran keuangan dan perluasan wawasan untuk bangkit dari Covid-19, mengingat bagaimana jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Berau yang alhamdulillah sudah mulai melandai, sehingga perlu kami siapkan strategi tersebut untuk membangun kembali Indonesia dari Covid-19, terutama di Bumi Batiwakkal” terangnya.

Baca juga:  Kunjungan Mensos ke Kaltara Diharap Menjawab Kebutuhan Masyarakat

Untuk diketahui, BPK RI juga melakukan foresight yang melibatkan seluruh peran serta masyarakat. Foresight BPK ini dilakukan dalam rangka menghadapi keadaan yang tidak pasti, dengan cara menyusun kajian perspektif jangka panjang mengenai kondisi, peluang, tantangan dan resiko yang mungkin terjadi.

Sementara itu, Bupati Berau mengharapkan vaksinasi di daerah dapat mencapai target untuk menuju herd immunity. Pasalnya, capaian vaksinasi untuk Kabupaten Berau masih 56 % dari seluruh sasaran vaksinasi.

“Dikarenakan kondisi Berau saat ini masih berstatus PPKM level 3, membuat kita tidak bisa berbuat banyak. Sehingga segala aktifitas menjadi terbatas. Harapan kita semoga kedepan kita bisa mendapatkan support vaksin lagi, agar status PPKM kita bisa segera turun, minimal turun pada status level PPKM 2, sehingga semua lini masyarakat bisa beraktifitas seperti biasa,” tutup Bupati Berau, Hj. Sri Juniarsih, MAS.(Crh).

Read Previous

Bupati Berau Tinjau Lokasi PAUD Di Kampung Gunung Sari

Read Next

Memupuk Gaya Hidup Bersih Dan Sehat, Kampung Sido Bangen Adakan Lomba Tingkat RT

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *