Wujudkan “Kaltim Stay Green”, Satu Orang untuk Sepuluh Pohon

Vinkmag ad

BERAU, LENSAKU – Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Berau Barat Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur menyediakan 5.000 bibit pohon untuk disebarkan kepada masyarakat. Agenda rutin yang baru digalakkan pada tahun ini ditujukan sebagai upaya untuk mewujudkan Kalimantan Timur, termasuk Kabupaten Berau, tetap dalam wilayah hijau atau “stay green”.

Kepala Seksi Perlindungan Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem dan Pemberdayaan Masyarakat KPHP Berau Barat, Edhuwin mengatakan, ada 10 jenis bibit pohon yang diberikan secara gratis kepada masyarakat mulai dari tanaman buah-buahan seperti matoa, jambu agung, rambutan, jengkol, dan jambu biji merah. Hingga tanaman kehutanan juga diberikan kepada masyarakat, seperti sungkai, kapur, kapul, trembesi, dan sengon, johar dan kayu putih.

“Mulai tahun ini kegiatan pemberian bibit menjadi rutin setiap hari Jumat. Semenjak diluncurkan pada tanggal 1 Juni 2022 lalu. Puncaknya pada Jumat (15/7) kemarin antusias masyarakat sangat besar,” tuturnya kepada Tim Lensaku saat ditemui di Kantor KPHP Berau Barat.

Dirinya juga menerangkan, untuk mendapatkan bibit-bibit pohon tersebut masyarakat Kabupaten Berau cukup membawa kartu identitas, seperti KTP, SIM, atau Kartu Pelajar. Dengan tidak dipungut biaya, untuk 1 orang bakal mendapatkan 10 bibit pohon yang siap ditanam.

“Setelah itu, mereka harus mengisi formulir untuk mengetahui di mana mereka bakal menanam pohon. Perihal lokasinya itu bebas entah di kebun atau di rumah mereka, asal tidak dikomersialkan,” tambahnya.

Penyerahan bibit pohon pun dilakukan di Kantor KPHP Berau Barat, Jalan Pemuda, Tanjung Redeb. Edhuwin mengaku, antusias masyarakat sangat lah besar. Terbukti pada pembagian di hari Jumat kemarin saja, sebanyak 200 orang lebih yang dibagikan oleh pihaknya.

Pasalnya, ditengah maraknya deforestasi yang berlebihan, dengan adanya pembagian bibit ini ditargetkan mampu untuk memberikan pengaruh besar dalam menjaga ekosistem di Berau. Pihak KPHP Berau Barat pun mengapresiasi besarnya antusias masyarakat itu. “Kami akan mencoba pengadaan bibit baru kembali karena antusias dari masyarakat sangat luar biasa sehingga hampir kategori bibit yang ada habis,” katanya.

Baca juga:  Kakek 64 Tahun Cabuli 2 Cucunya Hingga Melahirkan

Dalam mendapatkan bibit yang disebarkan kepada masyarakat banyak itu, KPHP Berau Barat turut melibatkan perusahaan. Melalui sumbangan para mitra penghijauan lingkungan seperti BPDAS Mahakam Berau, PT.Berau Coal, PT. Amindo Wanapersada, KLK Group, dan mitra penghijauan lainnya.

Edhuwin menambahkan, sebagaimana motto yang dibangun yakni “Tanamanku adalah Sedekahku”, dimana artinya dari berupa tanaman akan menjadi sedekah. Tak main-main, target yang ingin dicapai ialah wilayah Kaltim tetap hijau (Kaltim Stay Green) untuk penurunan emisi efek rumah kaca, termasuk wilayah Kabupaten Berau. Pihaknya pun berharap menanam pohon nantinya dapat menuai kebaikan bagi masyarakat, menjalin persahabatan, serta mengumpulkan cinta.

“Sesuai dengan hadist Nabi Muhammmad SAW, bahwa tidak seorang pun menanam apabila tabaman itu dimakan oleh binatang dan mahluk hidup lainnya dan itu akan menjadi sedekah baginya. Jadi tanaman itu adalah sedekah bagi mahluk hidup, baik itu dicuri orang maupun dimakan oleh mahluk hidup lainnya,” pungkasnya. (*/CTN)

Read Previous

Hilang 38 Jam, Anak Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa Di Sungai Kelay

Read Next

Dana Hibah Rp 50 M Untuk Porprov VII Kaltim Dipastikan Cair

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *