• Minggu, 21 April 2024

Perahu Ketinting Ditemukan Terbalik Di Sungai Kelay, Satu Orang Meninggal

BERAU, LENSAKU – Sebuah perahu ketinting ditemukan terbalik oleh warga Kampung Bena Baru, Kecamatan Sambaliung pada Kamis (11/8) malam tadi. Diduga kapal tersebut karam saat hendak berlayar di perairan Sungai Kelay.

Kepala Kampung Bena Baru, Leth Anye mengatakan, korban atas nama Daniel (30), warga RT 02, Kampung Bena Baru. Diketahui, korban pergi sejak sore tadi sekira pukul 17.00 WITA. Sudah menjadi aktivitas rutin korban untuk berpergian dengan ketinting menuju ladang yang tidak jauh dari lokasi kampung.

Leth mengungkapkan, saat hendak menuju ke ladang, korban rupanya tidak berpamitan dengan keluarga maupun warga sekitar dan pergi secara diam-diam. Tak ada perasaan khawatir lantaran sudah menjadi kebiasaan, mereka pun turut menunggu kepulangannya. Nahas, hingga matahari terbenam korban tak kunjung juga kembali.

“Jadi dalam beberapa waktu ini, memang korban sedang dalam pengawasan keluarga apabila mau bepergian dengan ketinting. Karena korban juga mempunyai riwayat penyakit tertentu,” ungkapnya.

Warga Kampung Bena Baru pun berinisiatif mencari keberadaan korban. Pencarian bahkan dilakukan hingga ke ladang yang menjadi tempat korban beraktivitas untuk pergi menggunakan ketinting. Saat sedang berlangsung, sekira pukul 20.00 WITA, akhirnya masyarakat mendapatkan 1 unit perahu ketinting dalam kondisi terbalik.

Namun, tidak ada wujud korban. Masyarakat pun terus mencari di sekitaran lokasi tersebut memecah kondisi gelapnya malam saat itu. “Kami lakukan penyelaman, dan dari hasil itu hanya didapatkan barang milik korban, termasuk ponsel genggam,” katanya.

Korban sempat hilang dan tidak ada tanda-tanda selama beberapa jam. Lantas saja, pada pukul 21.40 WITA, Leth pun melaporkan ke Unit Siaga SAR Berau terkait adanya laka kapal dan orang hilang. Setelah dilakukan pencarian selama 2 jam lebih, sekira pukul 22.30 WITA, tubuh korban ditemukan oleh warga tepat di bawah perahu ketinting miliknya dengan kondisi tak bernyawa.

“Jadi, setelah dilakukan penyelaman oleh beberapa warga, tubuh korban berada di titik yang agak dalam. Kami memakai benang pancing untuk mengaitkan baju pada tubuh korban,” terangnya.

Proses evakuasi pun akhirnya dilakukan oleh jajaran Unit Siaga SAR Berau. Pihaknya, turut membawa beberapa armada dan kantung jenazah serta berkoordinasi dengan kepala kampung dan aparat keamanan setempat.

Koordinator Unit Siaga SAR Berau, Andi Irawan menerangkan, diduga perahu ketinting milik korban karam saat hendak melabuh. Akan tetapi, penyebab pasti kecelakaan tersebut masih belum diketahui lantaran tidak ada saksi mata.

“Jenazah langsung kami bawa ke RSUD Abdul Rivai untuk dibersihkan dan setelah itu bakal dipulangkan kepada keluarga,” ujarnya.

Andi menambahkan, titik koordinat ditemukannya ketinting dan jasad korban berada di perairan menuju hulu Sungai Kelay. Lokasinya pun masih berada di wilayah Kampung Bena Baru.

“Dikarenakan, dalam beberapa waktu terakhir sudah ada beberapa kasus laka kapal. Kami tetap mengimbau kepada masyarakat untuk waspada apabila hendak beraktivitas di sungai. Utamakan selalu kondisi kapal maupun tubuh apabila akan berpergian,” pungkasnya. (*/CTN)

Read Previous

Musik Keroncong Harus Tetap Dilantunkan di Berau

Read Next

Berau Berpotensi Menjadi Kawasan Industri

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular