Bawa Pulang 10 Emas, Kukar Juara Umum Cabor Panahan

Vinkmag ad

BERAU, LENSAKU – Hari terakhir cabang olahraga (cabor) panahan di ajang Porprov VII Kaltim menjadi penentu bagi 8 kabupaten / kota. Dari seluruh pertandingan yang berlangsung, kontingen asal Kabupaten Kutai Kartanegara pun keluar sebagai juara umum.

Pasalnya, para pemanah asal Kota Raja itu berhasil mendulang 10 medali emas dari total 4 kelas yang dipertandingkan. Mereka unggul pada kelas Recurve, Compound, dan Barebow. Bahkan, mereka mendominasi perolehan medali emas, baik kategori putra maupun putri.

Hasil akhir perolehan medali yang dirilis oleh Panitia Cabor Panahan Porprov VII Kaltim pada Senin (5/12), kontingen Kukar berhasil meraih 3 emas di kelas Recurve untuk kategori putri. Ditambah total perolehan emas di kelas Compound yang terdiri atas 1 emas (putra) dan 3 emas (putri). Hadiah medali juga ditambah dari kelas Barebow, sebanyak 2 emas (putra) dan 1 emas (putri).

Tak hanya itu, para pemanah dari Kukar juga berhasil menyabet total 5 medalu perak dan 4 medali perunggu. Total sebanyak 19 keping medali yang dibawa pulang ke Kota Raja.

Pelatih Panahan untuk kontingen Kukar, Nanang Mujiono pun mengapresiasi anak asuhannya itu atas prestasi yang diraihnya. Dikatakannya, dengan waktu 2 bulan persiapan mereka berhasil menjadi nomor satu pada pesta olahraga terbesar di Kalimantan Timur itu.

“Alhamdulillah, mereka dapat membuktikan dan membayar hasil latihan mereka di ajang bergengsi ini,” ungkapnya.

Adapun di posisi kedua juara umum cabor panahan berhasil diraih oleh Kota Balikpapan dengan total perolehan 22 medali yang terdiri dari 7 emas, 7 perak, dan 8 perunggu. Sementara, kontingen tuan rumah yakni Kabupaten Berau, harus puas berada di posisi ketiga dengan total perolehan 8 medali yang terdiri dari 6 emas dan 2 perak. (*/Ctn/Advporprov7)

Read Previous

Berau Juara Umum Cabor Bermotor, Samarinda di Nomor Dua

Read Next

Maskapai Citilink Resmi Buka Rute ke Berau

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *