• Senin, 22 April 2024

Pembangunan SMK di Long Lebusan Diharapkan Terealisasi Tahun Depan

TANJUNG SELOR, LENSAKU.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara, telah melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait usulan pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Desa Long Lebusan, Kecamatan Sungai Boh, Kabupaten Malinau awal bulan ini (1/11).

RDP dipimpin langsung Ketua DPRD Kaltara, Albertus Stefanus Marianus Baya bersama Anggota DPRD Kaltara, Ihin Surang dan Hendri Tuwi. Selain itu, peserta RDP terdiri dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Utara, Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Provinsi Kalimantan Utara, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappeda-Litbang) Provinsi Kalimantan Utara dan jajaran pemerintahan Desa Long Lebusan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Long Lebusan, Luis Ding mengatakan, kedatangan pihaknya untuk menindaklanjuti pengajuan pendirian SMK kepada Pemprov Kaltara. Kehadiran SMK di sana disebut akan memberi manfaat pada enam desa lain di Kecamatan Sungai Boh.

“Saya berharap pembangunan SMK ini dapat segera terealisasikan, karna saat ini fasilitas pendidikan di Desa Long Lebusan memiliki jarak yang cukup jauh dan sulit untuk di akses, serta sekolah SMK juga saat ini belum ada,” kata Luis Ding.

Ketua DPRD Kaltara, Albertus, meminta eksekutif Pemprov Kaltara mengambil kebijakan yang tepat terkait permasalahan pelayanan pendidikan di sana. Pihak legislatif berharap pendirian SMK di Desa Long Lebusan terakomodir tahun depan.

Berdasarkan paparan OPD terkait, perwakilan Disdikbud Kaltara menyampaikan bahwa pendirian SMK di Long Lebusan sudah ada di Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2024.

Namun demikian, perlu dilakukan studi kelayakan terlebih dahulu. Tahapan tersebut yang diupayakan berjalan dalam waktu dekat, karena menjadi bagian syarat wajib pendirian sekolah.

Sementara itu, perwakilan Bappeda-Litbang Kaltara menambahkan, pendirian SMK di Long Lebbusan sudah ada di rencana kerja (renja) OPD terkait. Bappeda-Litbang  akan mendukung agar studi kelayakan yang dimaksud berjalan segera.

“Hasil dari pertemuan ini menyatakan bahwa DPRD Kaltara dan OPD terkait bersepakat bahwa rencana pembangunan SMK di Desa Long Lebusan yang telah diusulkan sejak 2018 dapat diakomodir pada anggaran murni 2024, sehingga rencana pembangunan SMK dapat terealisasi segera,” pungkasnya.(advertorial)

Read Previous

Gembleng Kades, Soal DD Untuk Menekan Stunting

Read Next

Dongkrak Pariwisata, Gunung Putih Bersolek

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular